6 Hal yang Dilakukan Calon Pengusaha Muda Saat Masih Mahasiswa. Apa Kamu Termasuk Salah Satunya?

|


Di kalangan anak milenial, membuka usaha sendiri jadi salah satu keinginan banyak orang. Siapa yang tidak ingin bekerja di atas kaki sendiri, tidak perlu datang tepat pukul 8 dan pulang pukul 5 setiap hari, ataupun punya bos yang sering bikin sakit hati?

Tapi menjadi pengusaha juga bukan hal yang mudah lho. Ada juga yang bilang bahwa pengusaha urusannya dengan bakat yang diturunkan. Tapi sebenarnya banyak juga kok pengusaha sukses meski nggak berasal dari keluarga pengusaha juga. Yang jelas, seorang calon pengusaha muda bisa terlihat dari karakternya sehari-hari. Nah, untuk kamu yang masih mahasiswa, ini lho tanda-tanda kamu (mungkin) lebih cocok jadi pengusaha ketimbang karyawan biasa.

1. Sementara yang lain suka keder saat harus presentasi, kamu justru sangat menikmati. Senang gitu rasanya memaparkan pemikiranmu

Paper atau makalah yang dibarengi dengan presentasi biasanya muncul di akhir-akhir semester sebagai tugas berkelompok maupun individu. Nah, di sini banyak lho yang merasa keder karena harus ngomong di hadapan  orang banyak. Apalagi kalau nanti ada yang bertanya ataupun mendebat. Tapi bagimu, presentasi selalu mengasyikkan. Sebab kamu bisa memaparkan pemikiranmu, dan melatih skillmu dalam menyusun dan mempertahankan argumen.

2. Saat ujian, kamu jauh lebih senang dengan pola essay analisa ketimbang pilihan ganda. Meski teman-temanmu bilang essay itu menyiksa


Di SMA biasanya ada dua jenis ujian, yaitu pilihan ganda dan essay. Pilihan ganda dianggap lebih gampang, karena setidaknya sudah ada clue yang bisa dipilih. Di dunia mahasiswa, mungkin ujian model ini tidak lagi dipakai dan diganti dengan essay atau paper ilmiah Bila banyak orang yang mengeluh tentang itu, kamu justru lebih suka. Sebab kamu adalah orang yang tidak suka dibatasi pikirannya. Dengan model ujian essay, kamu bisa berpikir bebas dan menjawab dengan lebih leluasa. Pas banget dengan karakter pengusaha yang suka berpikri out of the box nih.

3. IPK kecil nggak bikin hatimu sedih. Karena kamu punya banyak list soal hal-hal yang harus didapat selama kuliah bukan sebatas IPK saja

Bagimu IPK kecil bukan akhir dari segala-galanya. Meski nilaimu tidak setinggi teman-temanmu yang lain, kamu tidak pernah merasa bahwa kuliahmu gagal ataupun tidak berguna. Soalnya, bagimu kampus bukan semata-mata soal mencari nilai yang bagus. Ada segepok list tujuan yang kamu canangkan untuk kehidupan mahasiswamu. Mulai dari ikut organisasi, kenalan dengan orang-orang baru, atau bahkan mencoba usaha kecil-kecilan, sesederhana jualan kue untuk teman-teman sekelas.

4. Mungkin kamu tipe orang yang sulit dicari di kampus. Soalnya pergaulanmu luas dan nggak terbatas wilayah

Pernah kah temanmu berkata “Lah, ketemu lagi. Kayaknya lo ada di mana-mana deh. Hahaha”? Keberadaanmu di kampus memang sedikit unik. Kamu adalah orang yang “ada di mana-mana” sekaligus orang yang sulit dideteksi keberadaannya. Hal itu karena pergaulanmu sangat luas. Teman nongkrongmu bukan cuma teman-teman satu jurusan atau fakultas. Kamu paling nggak bisa diam di satu tempat doang dalam waktu yang lama. Nggak heran deh, kalau kamu “ada di mana-mana”.

5. Sering datang ke acara-acara diskusi dan seminar bermanfaat. Jadi ke kampus nggak cuma buat belajar di kelas doang

Ikut acara-acara seminar

Kamu punya rasa ingin tahu yang sangat besar. Jadi kamu rajin mendatangi berbagai acara diskusi dan seminar, termasuk yang di luar fakultasmu karena itu jadi kesempatan untuk bertemu dengan ilmu-ilmu baru. Apalagi kalau ada acara yang menghadirkan tokoh-tokoh pengusaha muda inspiratif seperti acara Pixy Beauty & Inspiring Talks di Universitas Tarumanegara tanggal 29-30 Oktober 2018 bersama Merrie Elizabeth pemilik BloBar yang menjadi salah satu 30 Under 30 Asia di Majalah Forbes.

Blobar adalah salon anak muda yang mengedepankan layanan hair coloring yang unik dan berbeda. BloBar lahir dari keinginan Merrie untuk melakukan “sesuatu” yang berbeda, untuk membuat hidupnya lebih baik. Berkat kegigihannya, kini BloBar menjadi salah satu salon favorit untuk anak muda.

6. Alih-alih memikirkan “mau kerja di mana?” kamu lebih berpikir “Mau ngapain aja?” setelah lulus kuliah

Masalah semua mahasiswa mendekati semester-semester akhir adalah “Mau kerja di mana setelah lulus nanti?”. Untukmu, pertanyaannya sedikit berbeda, yaitu “Mau ngapain ya setelah lulus nanti?”.  Kamu tidak punya bayangan bekerja di bawah orang lain, dan kamu lebih suka membayangkan dirimu bekerja sendiri. Karena itu kamu lebih berpikir “mau ngapain” setelah lulus nanti. Di sini, mungkin sudah terlihat tanda-tanda yang jelas bahwa kamu lebih cocok untuk menjadi pengusaha.

Supaya makin terinspirasi, yuk datang ke acara Pixy Beauty & Inspiring Talks di Universitas Tarumanegara untuk bisa ngobrol-ngobrol lebih jauh dengan Merrie Elizabeth. Di sana kamu tidak hanya bisa berbagi cerita inspiratif sebagai pengusaha muda, tapi juga akan mendapat beauty class tutorial ala Merrie lho.

Kamu juga berkesempatan mencoba produk-produk Pixy yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan perempuan-perempuan aktif seperti kamu. Pixy 4 Beauty Benefits misalnya, base makeup yang memiliki 4 fungsi utama yaitu: melindungi, melembabkan, mencerahkan, dan mempercantik. Pixy 4 Beauty Benefits terdiri dari BB Cream, Two Way Cake Perfect Last, Concealing Base dan Loose Powder. Dengan penampilan yang terjaga, pasti bisa meningkatkan rasa percaya dirimu untuk bertemu dengan orang banyak dan mewujudkan mimpimu jadi pengusaha muda.

Related Posts

0 comments:

Post a Comment