7 Pengusaha Muda Indonesia yang Menginspirasi Generasi Milenial, Siapa Saja?

|

 

 Jakarta Kesuksesan memang sangat sulit diraih karena dibutuhkan usaha, kerja keras, dan sikap pantang menyerah. Siapa saja di dunia ini pasti ingin menjadi orang yang sukses karena kehidupan yang sukses biasanya akan dibarengi dengan kesuksesan finansial.

Rata-rata tingkat kesuksesan orang di dunia akan diraih jika mereka sudah berada di rentan usia antara 40 hingga 50 tahun lebih.

Tapi pada kenyataannya, ada juga orang-orang sukses yang berada di kisaran usia 30-an. Kebanyakan dari mereka adalah para pengusaha sukses yang berani menantang diri sendiri untuk mendapatkan keberhasilan di usia yang terbilang masih muda.

Agar Anda bisa juga meraih kesuksesan di usia muda, situs HaloMoney.co.id menyiapkan deretan pengusaha sukses yang kisah hidupnya bisa menjadi inspirasimu, yaitu:

1. Nadiem Makarim

Siapa tak kenal nama Nadiem Makarim? Lelaki berusia 34 tahun ini sudah menjadi sukses berkat usaha ojek onlinenya yang diberi nama GoJek.

Sebelum sukses mendirikan GoJek, lelaki kelahiran tanggal 4 Juli 1984 ini, sempat bekerja terlebih dahulu di sebuah perusahaan konsultan Mckinsey & Company, Managing Editor di Zalora Indonesia, terakhir sebagai Chief Innovation officer di Kartuku.

Merasa ingin lebih sukses, pada tahun 2015, Nadiem kemudian mendirikan PT GoJek Indonesia yang merupakan penyedia jasa transportasi ojek berbasis online.

Pendirian usaha ini awalnya karena Nadiem melihat permasalahan utama para penyedia jasa ojek di Indonesia yang kurang produktif karena kesulitan mendapatkan penumpang.

Meski sempat dianggap remeh karena ide usahanya tidak masuk akal dan mendapat cibiran banyak pihak, tapi Nadiem tetap gigih mempertahankannya sehingga dirinya bisa meraih kesuksesan sekarang.

2. Ahmad Zaky

Bagi penyuka belanja online pasti tahu situs jual-beli online yang satu ini. BukaLapak merupakan salah satu situs jual-beli online terbesar di Indonesia yang didirikan oleh Ahmad Zaky.

Berkat ketertarikannya pada dunia informatika sejak duduk di bangku SD, kegigihannya kini membuahkan hasil yang mengantarnya menjadi wirausahawan sukses.

Tapi Anda percaya tidak kalau awalnya situs jual-beli online ini hanyalah sebuah divisi agensi digital bernama Suitmedia yang kemudian berubah status menjadi PT (Perseroan Terbatas).

Meski sudah didirikan pada tahun 2010, tapi perjalanan BukaLapak tidak semulus yang Anda bayangkan. Di awal kemunculannya, masyarakat masih awam tentang jual-beli online sehingga tingkat kepercayaan masyarakat minim.

Lambat laun, berkat ketekunan sang pemilik yang lahir di tanggal 24 Agustus 1986 (32 tahun), BukaLapak.com mulai dikenal dan menerima banyak investasi dari dalam negeri maupun luar negeri.

3. William Tanuwijaya

Mungkin beberapa di antara Anda ada yang tidak mengenal siapa William Tanuwijaya, tapi mengenal situs e-commerce Tokopedia.com.

William Tanuwijaya merupakan pendiri situs jual-beli Tokopedia.com. Pria kelahiran 11 November 1981 (37 tahun) ini adalah seorang anak daerah yang merantau ke ibukota setelah lulus SMA dan meneruskan pendidikan sarjananya di Jakarta.

Langkah William menjadi pengusaha sukses ini tidaklah mudah. Ia bahkan pernah menjadi penjaga warnet untuk bisa mendapatkan uang tambahan. Dari menjaga warnet inilah, dia mengenal dunia internet secara lebih dalam.

Setelah menjadi penjaga warnet, William bekerja di beberapa perusahaan software dan game developer. Dari berbagai macam pengalamannya inilah, ia kemudian merintis Tokopedia.com pada tahun 2009.

4. Ferry Unardi

Beralih ke wirausahawan sukses yang usianya masih sangat muda, yakni 30 tahun. Ferry Unardi merupakan pria kelahiran 16 Januari 1988 yang telah berhasil mendirikan Traveloka, situs mesin pencari tiket pesawat, kereta, dan hotel untuk bepergian.

Ketika berada di bangku kuliah, tercetus ide untuk membangun perusahaan rintisan (startup) yang memfokuskan pada pencarian tiket pesawat.

Berhubung ide startup yang Ferry miliki sangat unik, tak heran kalau ada banyak sekali investor yang tertarik menanamkan sahamnya. Sejak didirikan pada tahun 2012, Traveloka tetap menjadi situs pencari tiket pesawat terfavorit.

5. Hendy Setiono

Siapa sangka dari bisnis gerobak yang ia miliki bisa menjadikan Hendy Setiono sebagai pengusaha sukses yang bisnisnya telah berkembang hingga 1.200 outlet, di dalam hingga luar negeri.

Hendy Setiono mendirikan Kebab Baba Rafi bersama istrinya sejak tahun 2007. Pria yang lahir pada 30 Maret 1983 (35 tahun) ini, awalnya memperoleh ide usaha kuliner Timur Tengah saat dirinya sedang berkunjung ke Qatar.

Modal awal yang ia miliki pada saat itu hanya Rp 4 juta saja sehingga ia hanya bisa membuka gerai makanan di gerobak yang kemudian dikembangkan dengan cara franchise.

Ternyata sistem ini sangat efektif dan dalam jangka waktu kurang dari satu tahun, franchise Kebab Baba Rafi menjadi idola dan banyak diburu. Hingga saat ini, bisnis Hendy Setiono sudah melebarkan sayap hingga ke Malaysia, Filipina, China, dan Sri Lanka.

6. Reza Nurhilman

Mendengar namanya mungkin terdengar asing bagimu karena nama Reza Nurhilman memang tidak terlalu ramai terdengar. Tapi bisnis yang dia jalankan ini bukan hanya ramai terdengar, tapi sering menjadi bahan pembicaraan masyarakat.

Anda pasti tahu keripik pedas yang dibandrol dengan nama Maicih. Yup, Reza Nurhilman merupakan pria dibalik kesuksesan keripik pedas tersebut.

Pria yang lahir pada tanggal 29 September 1987 ini, memulai bisnis keripik pedasnya pada tahun 2010, yakni saat usianya masih 23 tahun.

Awalnya, ia hanya memasarkan keripik lokal Bandung di sosial media Twitter. Tapi secara perlahan, ia kemudian merapkan sistem keagenan agar produknya bisa lebih menjangkau masyarakat luas. Meski bisnisnya sudah lama berdiri, tapi nama Maicih masih menjadi keripik pedas kesukaan masyarakat banyak.

7. Hamzah Izzulhaq

Terakhir ada Hamzah Izzulhaq yang saat usianya baru menginjak angka 25 tahun tapi sudah menjadi wirausahawan sukses. Lahir di tanggal 26 April 1993, ketertarikan Hamzah di dunia bisnis sudah ada sejak dia duduk di bangku SMA. Pada masa remaja itulah, ia sudah mulai berbisnis.

Bisnis awal Hamzah adalah berjualan buku, tapi usahanya tidak berjalan lancar dan ia terpaksa gulung tikar. Langkahnya tidak terhenti begitu saja, ia pun pernah berjualan pulsa, membuka bisnis percetakan, hingga yang terakhir adalah membuka bimbel yang sukses hingga sekarang.

Bisnis bimbel bernama Bintang Solusi Mandiri ini tadinya bukan milik Hamzah Izzulhaq, tapi milik orang lain. Ketika bisnis bimbel tersebut akan gulung tikar, Hamzah pun memberanikan diri mengambil alih dengan cara membelinya.

Untung yang diraup tidak main-main, angkanya bahkan bisa menembus ratusan juta rupiah. Menurutnya, untuk dapat meraih kesuksesan hingga sekarang, kita harus menemui kegagalan terlebih dahulu agar nantinya dari kegagalan tersebut, ada pelajaran yang bisa dipetik dan dipelajari.

Keren-keren ya tujuh wirausahawan sukses di atas. Membangun usaha sendiri memang terdengar tidak mudah karena ada banyak halangan yang harus Anda hadapi, mulai dari persaingan pasar hingga kekurangan modal untuk membangun atau mengembangkan usaha. Jangan sampai hal ini menjadi halangan yang tidak terpecahkan.

Related Posts

0 comments:

Post a Comment